Jumat, 28 Juni 2013

Analisis Wacana (Karikatur)


MAKALAH ANALISIS WACANA




















DISUSUN OLEH :
LENI MARIYANI (2011230083)


INSTITUT ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (IISIP)
JAKARTA
2013






BAB I
PENDAHULUAN
Paradigma adalah pola pemikiran atau pola pandangan yang  membawa seseorang  kearah  penelitian. Paradigma  terbagi menjadi 3 yaitu Paradigma (Teori) Kritis, Paradigma (Postpositivisme) Klasik, dan Paradigma (Interpretif) Konstruktivisme. Dalam analisis wacana Paradigma Kritis dan Paradigma Konstruktivisme saja yang digunakan, sedangkan  Paradigma Klasik digunakan  dalam  analisis isi kuantitatif.
Paradigma Kritis dan Paradigma Konstruktivisme masuk ke dalam metode penelitian kualitatif. Sedangkan  Paradigma Klasik masuk  ke dalam  metode penelitian  kuantitatif.
Paradigma Kritis lebih menganalisa dengan cara teori. Sedangkan Paradigma konstruktivisme lebih menganalisa dengan cara interpretasi data yang ada. Maka dengan penjelasan tersebut saya memilih menggunakan paradigma kritis, sebab karikatur dapat dianalisis dengan paradigma kritis .
Paradigma Kritis merupakan salah  satu  paradigma yang di munculkan oleh mazhab Frankurt. Dalam paradigma kritis, wacana dipahami sebagai sebuah tindakan.  Paradigma kritis  menggambarkan dunia sebagai suatu sistem yang tidak seimbang melainkan sebagai suatu sistem yang mengandung dominasi, eksploitasi, pengorbanan, penindasan dan kekuasaan. Teori kritis berusaha mengungkap segala tabir yang menutup kenyataan yang tak manusiawi terhadap kesadaran manusia. pandangan kritis, wacana dipandang sebagai praktik ideologi, atau pencerminan dari ideologi tertentu. paradigma kritis, wacana diproduksi, dimengerti, dan ditafsirkan dalam konteks tertentu.Dalam paradigma kritis, wacana ditempatkan dalam konteks kesejarahan tertentu.
Paradigma Kritis menurut Mazhab Frankurt :
·   Adanya realitas Semu                               
·   Adanya Kritik, transformasi sosial, penguatan sosial.
·   Realitas yang dijembatani oleh nilai – nilai tertentu.
·   Perspektif Interpretif Kritis bersifat Subyektif.


BAB II
    PEMBAHASAN
A.   Pengertian Semiotik
Semiotik (semiotics) berasal dari bahasa Yunani “semeion” yang berarti tanda atau sign. Tanda tersebut menyampaikan suatu informasi sehingga bersifat komunikatif, mampu menggantikan suatu yang lain yang dapat dipikirkan atau dibayangkan (Broadbent, 1980). Semiotik adalah  ilmu yang mempelajari sistem tanda atau teori tentang pemberian tanda.
Pada mulanya, istilah semiotik (semieon) digunakan oleh orang Yunani untuk merujuk pada sains yang mengkaji sistem perlambangan atau sistem tanda dalam kehidupan manusia. Dari akar kata inilah terbentuknya istilah semiotik, yaitu kajian sastra yang bersifat saintifik yang meneliti sistem perlambangan yang berhubung dengan tanggapan dalam karya. Bukan saja merangkumi sistem bahasa, tetapi juga merangkumi lukisan, ukiran, fotografi atau lainnya yang bersifat visual. Perhatian semiotik adalah mengkaji dan mencari tanda-tanda dalam wacana serta menerangkan maksud dari tanda-tanda tersebut dan mencari hubungannya dengan ciri-ciri tanda itu untuk mendapatkan makna signifikasinya.
B. Roland Barthes (1915-1980).
Roland Barthes adalah penerus pemikiran Saussure. Barthes menekankan interaksi antara teks dengan pengalaman personal dan kultural penggunanya, interaksi antara konvensi dalam teks dengan konvensi yang dialami dan diharapkan oleh penggunanya. Gagasan Barthes ini dikenal dengan ‘order of signification’, yang mencakup denotasi (makna sebenarnya sesuai kamus), konotasi (makna yang lahir dari pengalaman kultural dan personal), dan mitos. makna konotasi berkembang menjadi makna denotasi, maka makna denotasi tersebut akan menjadi mitos



  


BAB III
ANALISIS KARIKATUR
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1866314.jpg
Ø  Makna Denotasi.
Makna Denotasi  adalah Makna sebenarnya sesuai kamus. Dalam karikatur tersebut tampak seorang laki-laki. Ada sebuah tulisan BRUUKKK.., HAMBALANG, inilah.com, MRTaQi, dan OOYY  TANGGUNG  JAWAB  DONK..
Selain itu tampak sebuah bangunan dan sebelah  tangan .

Ø  Makna Konotasi.
Makna konotasi adalah makna yang lahir dari pengalaman kultural dan personal.
Dalam karikatur tersebut tampak seorang laki-laki berambut hitam belah pinggir, alis yang berkerut, mata yang melotot melihat kearah gedung hambalang, berkumis tebal, senyum sinis yang menandakan pria tersebut sedang marah, berdasi ungu, berstelan jas biru,tangan yang mencengkram, bersepatu hitam, dan berkaos kaki putih. Serta posisi tubuh yang tidak seimbang dengan kaki yang terangkat sebelah. Pria tersebut adalah Andi Malaranggeng yang merupakan mantan menteri pemuda dan olahraga.
Tampak sebelah tangan manusia yang  menarik  kumis Andi Malaranggeng, tangan tersebut merupakan rekan  kerja Andi Malaranggeng dalam proyek hambalang yang tersangkut kasus korupsi, ini merupakan tanda bahwa rekan kerja Andi Malaranggeng tidak puas karena Andi Malaranggeng terlalu lama dijadikan tersangka kasus korupsi hambalang.
Tulisan inilah.com berwarna merah dengan huruf I yang berwarna biru dan dicetak miring. Bermakna bahwa karikatur itu berasal dari inilah.com

Tulisan OOYY  TANGGUNG  JAWAB  DONK.. yang dicetak tebal berwarna hitam yang merupakan ucapan dari Andi Malaranggeng bermakna bahwa Andi marah dan protes terhadap kinerja rekan kerja nya dalam proyek hambalang karena proyek  tersebut gagal diselesaikan sebab dana proyek di korupsi oleh rekan kerja Andi Malaranggeng.
Tulisan BRUUKKK.., ditulis dengan huruf capital dan berwarna putih. Tulisan tersebut bermakna bahwa gedung hambalang yang roboh dan ambruk menjadi hancur sebab konstruksi tanah yang tidak baik.
Tulisan HAMBALANG  dicetak dengan huruf  capital dengan warna hitam yang bermakna menunjukkan bahwa gedung tersebut bernama hambalang.
Ø  MITOS
Mitos yang ada dalam karikatur tersebut adalah bahwa karikatur dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih kritis lagi dalam mengawasi kinerja para petinggi di pemerintahan.
Bangunan yang runtuh menujukkan bahwa tidak serius nya orang-orang yang bekerja dalam proyek hambal;ang. Sedangkan para petinggi di negeri ini sibuk untuk saling tuduh satu sama lain karena takut terseret menjai tersangka kasus korupsi hambalang, hal tersebut terbukti dalam tulisan OOYY  TANGGUNG  JAWAB  DONK..dan gambar sebelah tangan manusia yang menarik kumis Andi Malaranggeng.
Brukkk… adalah tulisan karikatur yang menujukkan bahwa hancurnya kepercayaan masyarakat Indonesia pada pemerintah karna untuk membangun fasilitas umum saja dananya tetap di korupsi.



BAB IV
KESIMPULAN
Karikatur  tersebut  bercerita  bahwa  kasus  hambalang  menimbulkan  efek  yang besar  bagi  masyarakat.  Karikatur  ini  adalah  bentuk  sindiran  terhadap  orang-orang  yang  bekerja  dalam  proyek  hambalang. Karna kasus korupsi yang terjadi dalam proyek tersebut membuat  masyarakat kurang mempercayai kinerja pemerintahan Indonesia.
Inilah.com berusaha menyampaikan pesan kepada khalayak bahwa kinerja para petinggi di negeri ini tidak memuaskan .dan dengan memahami karikatur ini melalui analisis semiotic Roland Barthes maka pesan tersebut dapat dimengerti isi pesannya.
Para petinggi di negeri ini seperti Andi Malaranggeng, Nazarrudin, dan Angelina sondakh menujukkan bahwa mereka saling tuduh-menuduh satu sama lain, yang menujukkan mereka hanya memikirkan diri sendiri karna tidak puas sebab mereka terseret menjadi tersangka dalam kasus korupsi hambalaang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar