TUGAS AKHIR BISNIS INTERNASIONAL
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN FISIK DAN
LINGKUNGAN NEGARA JEPANG DENGAN PERUSAHAAN HONDA
Oleh:
LENI MARIYANI (2011230083)
ABSTRAK
Setiap Negara memiliki
kekuatan fisik dan lingkungan yang berbeda antara satu Negara dengan Negara
yang lainnya, sehingga dalam memenuhi kebutuhan nya maka Negara tersebut
melakukan perdagangan internasional.
Kekuatan
fisik dan lingkungan adalah alasan mengapa suatu barang di produksi di Negara
tersebut. Penulis membahas kekuatan fisik dan lingkungan Negara Jepang, Jepang memiliki sumber daya alam yang rendah, tetapi dengan
melakukan perdagangan maka dapat menolongnya mendapatkan sumber daya untuk
ekonominya,
Negara jepang terkenal sebagai Negara yang memiliki teknologi yang
canggih, sehingga barang yang di produksinya memiliki kwalitas yang baik dan
dapat dipercaya oleh para konsumen nya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara Negara
jepang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya meskipun sumber daya alam yang
dimilikinya minimal jumlahnya.
Subyek penelitian adalah perusahaan otomotif Negara jepang yaitu
perusahaan Honda, sebab perusahaan Honda memiliki cabang perusahaan yang sudah
ada hampir diseluruh dunia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan Honda memiliki
sumber daya manusia (karyawan) yang pekerja keras dan mempunyai keahlian yang
baik sehingga dalam memproduksi suatu barang hasilnya selalu baik dan tepat
waktu, selain itu perusahaan Honda selalu melakukan riset sehingga produksi
otomotif nya selalu mendapat tempat dihati para konsumen, dan modal yang
dikucurkan pemilik perusahaan juga besar oleh sebab itu maka perusahaan honda dapat
berkembang pesat.
Kata kunci : kekuatan fisik dan lingkungan, teknologi,
pertumbuhan ekonomi
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Dari segi kekuatan fisik dan lingkungan
negara Jepang memiliki sumber daya alam yang rendah, selain SDA yang minim
Negara jepang juga memiliki demografi yang rentan akan bencana gempa bumi dan
hal ini membuat kekhawatiran bagi para pebisnis untuk mengatasi hal ini maka Cara
yang ditempuh oleh jepang adalah dengan membentuk industrisasi di negaranya dan
dengan teknologi yang dimiliki nya maka ancaman bencana tersebut dapat diatasi.
Ekonomi pasar bebas dan terindustrisasi
Jepang merupakan ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan Cina
dalam istilah paritas daya beli internasional. Ekonominya sangat efisien dan
bersaing dalam area yang berhubungan ke perdagangan internasional, tapi
produktivitas lebih rendah di bidang agriklutur, distribusi, dan pelayanan.
Setelah mencapai pertumbuhan ekonomi
tertinggi di dunia dari 1960-an ke 1980-an, ekonomi Jepang merosot secara drastis pada awal1990-an, ketika "ekonomi
gelembung" jatuh. Persediaan
kepemimpinan industri dan teknisi, pekerja yang berpendidikan tinggi dan
bekerja keras, tabungan dan invesatasi besar dan promosi intensif pengembangan
industri dan perdagangan internasional telah memproduksi ekonomi industri yang
matang.
Meskipun prospek ekonomi jangka panjang Jepang masih bagus, namun
sekarang dia berada dalam resesi terburuknya
sejak Perang Dunia II. Harga saham dan properti
tetap yang turun, menandai akhir dari "ekonomi busa" 1980-an. GDP nyata di Jepang tumbuh rata-rata sekitar 1% antara 1991-98,
dibandingkan dengan 1980-an sekitar
4%. Pertumbuhan di Jepang pada dekade ini lebih rendah dari pertumbuhan negara
maju lainnya. Jepang memasuki masa resesi pada awal millenia, dimulai oleh
resesi di Amerika
Serikat, tetapi sejak 2003 telah mulai tumbuh
kembali dengan kuat dan pada 2004 menikmati pertumbuhan tertinggi sejak 1990.
Bahkan Sejumlah 326 perusahaan Jepang berada dalam daftar Forbes
Global 2000 atau 16,3% dari total perusahaan dalam daftar
Forbes Global 2000 pada tahun 2006. Jepang memiliki lebih dari 3.000 pulau yang terletak di
pesisir Lautan Pasifik di timur benuaAsia. Istilah Kepulauan Jepang merujuk
kepada empat pulau besar, dari utara ke selatan,Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan
Kyushu, serta Kepulauan Ryukyu yang berada di selatan Kyushu.
Sekitar 70% hingga 80% dari
wilayah Jepang terdiri dari pegunungan yang berhutan,dan cocok untuk pertanian,
industri, serta permukiman. Daerah yang curam berbahaya untuk dihuni karena
risiko tanah longsor akibat gempa bumi, kondisi tanah yang lunak, dan hujan
lebat. Oleh karena itu, permukiman penduduk terpusat di kawasan pesisir. Jepang
termasuk salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia.
Gempa bumi berkekuatan
rendah dan sesekali letusan gunung berapi sering dialami Jepang karena letaknya
di atas Lingkaran Api Pasifik di pertemuan tiga lempeng tektonik. Gempa bumi
yang merusak sering menyebabkan tsunami.
Setiap abadnya, di Jepang
terjadi beberapa kali tsunami. Gempa bumi besar yang terjadi akhir-akhir ini di
Jepang adalah Gempa bumi Chūetsu 2004 dan Gempa bumi besar Hanshin tahun 1995.
Keadaan geografi menyebabkan Jepang memiliki banyak sumber mata air panas, dan
sebagian besar di antaranya telah dibangun sebagai daerah tujuan wisata.
Jepang berada di kawasan
beriklim sedang dengan pembagian empat musim yang jelas. Walaupun demikian,
terdapat perbedaan iklim yang mencolok antara wilayah bagian utara dan wilayah
bagian selatan. Pada musim dingin, Jepang bagian utara seperti Hokkaido
mengalami musim salju, namun sebaliknya wilayah Jepang bagian selatan beriklim
subtropis. Iklim juga dipengaruhi tiupan angin musim yang bertiup dari benua
Asia ke Lautan Pasifik pada musim dingin, dan sebaliknya pada musim panas.
Iklim Jepang terbagi atas
enam zona iklim:
·
Hokkaido:
Kawasan paling utara beriklim sedang dengan musim dingin yang panjang dan
membekukan, serta musim panas yang sejuk. Presipitasi tidak besar, namun salju
banyak turun ketika musim dingin.
·
Laut
Jepang: Di pantai barat Pulau Honshu, tiupan angin dari barat laut membawa
salju yang sangat lebat. Pada musim panas, kawasan ini lebih sejuk dibandingkan
kawasan Pasifik. Walaupun demikian, suhu di kawasan ini kadangkala dapat
menjadi sangat tinggi akibat fenomena angin fohn.
·
Dataran
Tinggi Tengah: Wilayah ini beriklim pedalaman dengan perbedaan suhu rata-rata
musim panas-musim dingin yang sangat mencolok. Perbedaan suhu antara malam hari
dan siang hari juga sangat mencolok.
·
Laut
Pedalaman Seto: Barisan pegunungan di wilayah Chugoku dan Shikoku menghalangi
jalur tiupan angin musim, sehingga kawasan ini sepanjang tahun beriklim sedang.
·
Samudra
Pasifik: Kawasan pesisir bagian timur Jepang mengalami musim dingin yang sangat
dingin, namun tidak banyak turun salju. Sebaliknya, musim panas menjadi begitu
lembap akibat tiupan angin musim dari tenggara.
·
Kepulauan
Ryukyu: Kepulauan di barat daya Jepang termasuk Kepulauan Ryukyu beriklim
subtropis, hangat sewaktu musim dingin dan suhu yang tinggi sepanjang musim
panas. Presipitasi sangat tinggi, terutama selama musim hujan. Taifun sangat
sering terjadi. Suhu
tertinggi yang pernah tercatat di Jepang adalah 40,9 °C (105,6 °F) pada 16
Agustus 2007.
B. ANALISA MASALAH
Sejak periode Meiji
(1868-1912), Jepang mulai menganut ekonomi pasar bebas dan mengadopsi
kapitalisme model Inggris dan Amerika Serikat. Sistem pendidikan Barat
diterapkan di Jepang, dan ribuan orang Jepang dikirim ke Amerika Serikat dan
Eropa untuk belajar. Lebih dari 3.000 orang Eropa dan Amerika didatangkan
sebagai tenaga pengajar di Jepang. Pada awal periode Meiji, pemerintah
membangun jalan kereta api, jalan raya, dan memulai reformasi kepemilikan
tanah. Pemerintah membangun pabrik dan galangan kapal untuk dijual kepada
swasta dengan harga murah. Sebagian dari perusahaan yang didirikan pada periode
Meiji berkembang menjadi zaibatsu, dan beberapa di antaranya masih beroperasi
hingga kini.
Industri ekspor utama Jepang adalah otomotif dan elektronik.Industri
manufaktur Jepang banyak bergantung pada impor bahan mentah dan bahan bakar
minyak.oleh karna ketergantungan itu maka Negara jepang melakukan kerjasama
dengan Negara penghasil minyak sebab Negara jepang tidak memiliki sumberdaya
minyak.
Kawasan industri tersebar di sejumlah
prefektur. Di wilayah
Kantō, kawasan industri
berada di Chiba, Kanagawa, Saitama, dan Tokyo (kawasan industri
Keihin). Di wilayah Tōkai,kawasan industri
Chukyo-Tokai berada
di Aichi, Gifu, Mie, dan Shizuoka. Di wilayah Kansai,kawasan industri Hanshin berada
di Osaka, Kyoto, dan Kobe. Kawasan industri Setouchi mencakup barat daya Pulau Honshu dan bagian utara Shikoku sekitar Laut
Pedalaman Seto, sementara
di Kyushu, kawasan industri berada di bagian utara Kyushu (Kitakyūshū)
C. KESIMPULAN
Meskipun Negara jepang
memiliki kekuatan fisik dan lingkungan yang tidak terlalu mendukung tetapi
dengan melihat perusahaan Honda yang begitu sukses dengan cabang nya di
berbagai belahan dunia maka ini membuktikan bahwa Negara jepang sukses dalam
memaksimalkan sumber daya manusia dan juga modal nya maka jepang dapat memenuhi
kebutuhannya dengan membentuk industrisasi di negaranya dan membuat penduduk
yang memiliki tingkat keahlian yang baik.
Peringkat jepang di tingkat internasional
·
Indeks
Pembangunan Manusia - peringkat ke-8
·
Reporters
Without Borders/Kebebasan Pers - peringkat ke-37
·
PDB
per kapita - peringkat ke-22
D.
DAFTAR
PUSTAKA
Donal
A. Ball, Wendell H. McCulloch, Jr, Paul L. Frantz, J. Michael Geringer,
MichaelS.Minor (2004) Bisnis Internasional: Tantangan Persaingan Global,
Penerbit Salemba Empat,jakarta.
International business environments and
operations, Daniels JD & Radebaugh, LH. 1995.
Bisnis
internasional, Buku Satu dan Dua, Alan M
.Rugman, PPM,1993.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar